Partisipasi Kabupaten Berau dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penurunan Stunting Provinsi Kalima
Pada 10 Oktober 2024, Bapelitbang Kabupaten Berau yang diwakili oleh Kabid Sosial Budaya (Sosbud) Slamet Riyadi, SE., MAP turut serta dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur. Acara ini digelar secara hybrid, di mana peserta mengikuti secara langsung di Kantor Bappeda Provinsi Kaltim serta secara daring melalui platform video konferensi.
Rapat ini merupakan agenda dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, yang menyampaikan pencapaian penurunan angka prevalensi stunting secara nasional. Dalam sambutannya, Deputi Kemenko PMK menyebutkan bahwa angka prevalensi stunting di Indonesia telah mengalami penurunan sebesar 9,3% dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dari 30,8% pada 2018 menjadi 21,5% pada 2023. Kontribusi besar terhadap penurunan angka ini di Provinsi Kalimantan Timur datang dari kabupaten/kota seperti Kutai Kertanegara, Samarinda, Paser, dan Kutai Barat.
Selain Bapelitbang, beberapa dinas dari Kabupaten Berau juga turut serta dalam rapat ini, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A). Kehadiran dinas-dinas ini menunjukkan komitmen kuat Kabupaten Berau untuk bekerja sama dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui intervensi gizi, pemantauan pertumbuhan balita, serta program inovatif di tingkat daerah.
Di akhir rapat, Kemenko PMK RI kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi pentahelix dari berbagai sektor guna memastikan keberlanjutan program intervensi, seperti Pengukuran Serentak Balita di Posyandu pada Juni 2024 lalu, serta pentingnya terus menjaga intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita.(sr_10/10/24)